
Kolaborasi lintas instansi digenjot untuk capai standar ketat Kemenkes
Singkeponline.com | Lingga – Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III Dabo Singkep resmi mengikuti program Bandara Sehat dari Kementerian Kesehatan melalui Balai Karantina Kesehatan Tanjungpinang. Bandara ini ditunjuk mewakili Provinsi Kepulauan Riau dalam penilaian tingkat nasional.
Sebagai langkah awal, pengelola bandara menggelar rapat koordinasi pembentukan forum bandara sehat dengan melibatkan berbagai instansi terkait. Upaya ini dilakukan untuk menyatukan komitmen dan langkah sejak tahap awal pelaksanaan program.
Kepala Bandara Dabo Singkep, Indra Rohman, menyebut program ini menjadi peluang penting bagi daerah, sehingga pihaknya langsung membentuk forum bersama para pemangku kepentingan.
“Kami membentuk forum dan mengajak seluruh stakeholder untuk mendukung program ini,” kata Indra, Rabu 29 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan standar yang ketat, mencakup berbagai aspek teknis dan non-teknis.
“Kami harus memenuhi target minimal 10 ribu poin dari berbagai indikator,” ujarnya.
Indikator penilaian tersebut meliputi kebersihan seluruh area bandara, kualitas air, sistem saluran, hingga tingkat polusi udara dan kebisingan. Selain itu, aspek teknis seperti analisis dampak lingkungan (amdal) juga menjadi bagian penting dalam penilaian.
Dalam pembentukan forum ini, sejumlah instansi turut dilibatkan dan hadir langsung, di antaranya kejaksaan, TNI-AL, TNI-AD, Polri, dinas kesehatan, dinas lingkungan hidup, BMKG, imigrasi, bea cukai, lapas, AirNav, hingga operator penerbangan Susi Air.
“Kami ingin semua pihak punya visi yang sama dalam mewujudkan bandara sehat,” tuturnya.
Dukungan juga datang dari Kejaksaan Negeri Lingga. Kepala Kejari Lingga, Rully Afandi, menyatakan pihaknya siap mendukung program tersebut karena dinilai dapat memberikan dampak positif bagi daerah.
“Kami berharap Bandara Dabo dapat menjadi daya tarik sehingga dapat mendukung perputaran ekonomi di Kabupaten Lingga,” ujar Rully.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Lingga, dr. Bukit Tua Rayanto Gultom. Ia memastikan dukungan penuh dari pemerintah daerah, khususnya dalam pemenuhan aspek kesehatan yang menjadi indikator utama penilaian.
“Kami siap membantu melengkapi persyaratan agar Bandara Dabo memenuhi dan masuk dalam kriteria penilaian program bandara sehat tingkat nasional yang diselenggarakan kementerian kesehatan,” ujarnya.