Kejari Lingga Sosialisasikan Ketahanan Pangan Desa, Tekankan Peran BUMDes

Kejari Lingga Sosialisasikan Ketahanan Pangan Desa, Tekankan Peran BUMDes | F. Redaksi
Kejari Lingga Sosialisasikan Ketahanan Pangan Desa, Tekankan Peran BUMDes | F. Redaksi

Kajari ingatkan pentingnya perencanaan anggaran dan pengelolaan sesuai potensi wilayah

Singkeponline.com | Lingga – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menggelar sosialisasi program ketahanan pangan desa di Kecamatan Singkep, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Sanggar Praja dengan melibatkan perangkat kecamatan dan pemerintah desa.

Peserta yang hadir berasal dari sejumlah desa, di antaranya Tanjung Harapan, Batu Kacang, dan Batu Berdaun. Mereka mengikuti kegiatan ini dengan antusias karena topik yang dibahas menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sekaligus pengelolaan anggaran desa.

Kepala Kejari Lingga, Rully Afandi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya soal ketersediaan, tetapi juga mencakup kualitas dan akses.

Menurutnya, pangan harus cukup, bergizi, aman, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Program ketahanan pangan desa harus dijalankan melalui BUMDes. Sektor yang bisa digarap meliputi pertanian, peternakan hingga perikanan sesuai potensi wilayah,” kata Rully.

Ia juga mengingatkan agar desa tidak menjalankan program secara asal tanpa perhitungan yang matang. Pemilihan komoditas, kata dia, harus disesuaikan dengan kondisi lahan dan potensi yang dimiliki masing-masing desa.

Dalam hal anggaran, Kajari menekankan pentingnya perencanaan sejak awal. Setiap penggunaan dana harus melalui pembahasan dan pengawasan yang jelas agar tepat sasaran.

“Dana ketahanan pangan harus dikelola dengan baik dan transparan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan para kepala desa untuk tidak menyalahgunakan kewenangan.

Ia menegaskan bahwa dana desa bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemerintah desa semakin cermat dalam mengelola potensi pangan di wilayah masing-masing, sehingga mampu mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *