
Tradisi tahunan yang sarat nilai religius dan budaya ini kembali menyatukan masyarakat Lingga dalam suasana penuh suka cita
Singkeponline.com | Lingga – Suasana malam kemenangan di Kabupaten Lingga kembali hidup dan penuh warna dengan digelarnya Pawai Takbiran Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Dabo Singkep, Jumat (20/3/2026).
Kemegahan pawai tampak dari arak-arakan kendaraan hias bertema islami yang melintasi jalan utama kota. Salah satu mobil hias menampilkan ornamen menyerupai masjid dengan pencahayaan hijau yang mencolok, lengkap dengan detail kubah dan gerbang bernuansa islami, menarik perhatian warga yang memadati sisi jalan. Di atasnya, gemerlap kembang api turut menambah suasana meriah malam takbiran.
Kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Lingga, H. Novrizal, dan disambut antusias oleh masyarakat dari berbagai penjuru.
Gemuruh takbir yang berkumandang berpadu dengan kemeriahan arak-arakan kendaraan, menciptakan suasana religius sekaligus penuh kegembiraan.
Pawai takbiran tahun ini semakin meriah dengan keikutsertaan berbagai elemen masyarakat. Mulai dari mobil hias bertema islami, kendaraan pribadi, hingga sepeda motor turut ambil bagian, menghiasi jalanan Kota Dabo Singkep dengan kreativitas dan warna-warni lampu.
Tidak hanya pawai takbiran, tradisi Lampu Likuran atau yang dikenal juga sebagai lampu colok turut menjadi daya tarik tersendiri. Tradisi yang biasanya digelar pada malam ke-27 Ramadan ini menampilkan gerbang-gerbang bercahaya yang disusun dari lampu minyak, membentuk ornamen unik dan bernilai seni tinggi.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi juga dilombakan. Para peserta berkesempatan memperebutkan piala dan gelar juara, baik untuk kategori mobil hias takbiran maupun lampu colok terbaik.
Wakil Bupati Lingga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat yang terus menjaga tradisi ini dari tahun ke tahun.
Ia juga menegaskan bahwa hadiah bagi para pemenang lomba nantinya akan diserahkan langsung sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya dan syiar Islam di daerah.
“Pawai takbiran dan lampu likuran ini bukan hanya perayaan, tetapi juga bagian dari kearifan lokal yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai religius yang kental, Pawai Takbiran dan Lampu Likuran di Dabo Singkep kembali menjadi bukti kuatnya tradisi serta kekompakan masyarakat Kabupaten Lingga dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.