
Warga Keluhkan Dampak Serius pada Pendidikan dan Pelayanan Desa
Singkeponline.com | Lingga – Warga Desa Mensanak, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, mengeluhkan terputusnya jaringan internet yang telah berlangsung hampir dua bulan terakhir. Kondisi tersebut sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat setempat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Terhentinya layanan internet ini disebabkan oleh insiden kebakaran pada instalasi pembangkit listrik di tower jaringan yang terjadi pada 17 November 2025 lalu. Akibat kebakaran tersebut, tower tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya sehingga jaringan internet di Desa Mensanak lumpuh total.
Heri, salah seorang warga Desa Mensanak, menjelaskan bahwa kebakaran pada instalasi listrik tower menjadi penyebab utama hilangnya jaringan internet di wilayah mereka.
“Sudah hampir 2 bulan ini kami tidak ada jaringan internet. Segala aktivitas semuanya terhambat,” ujar Heri, Minggu (11/1).
Ia juga menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu pihak asuransi telah mendatangi lokasi untuk melakukan peninjauan terhadap kerusakan yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut.
“Kemarin dari pihak asuransi udah datang, infonya dari pihak Telkomsel melakukan klaim asuransi untuk alat yang rusak karena terbakar,” ungkapnya.
Meski demikian, hingga saat ini belum terlihat adanya perbaikan yang dilakukan oleh pihak Telkomsel. Warga khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan berlarut-larut, berbagai aktivitas masyarakat akan semakin terganggu.
“Seluruh aktivitas warga, Kantor Desa dan sekolah semuanya jadi terhambat. Apalagi jika ada kondisi darurat yang harus menggunakan jaringan internet untuk berkomunikasi akan sangat berdampak,” tambah Heri.
Masyarakat Desa Mensanak pun berharap agar pihak Telkomsel segera melakukan perbaikan terhadap kerusakan tower tersebut, sehingga jaringan internet dapat kembali normal dan aktivitas warga dapat berjalan sebagaimana mestinya.