
“Dua Langkah Hidup” Diperkenalkan dalam Safari Ramadan, Ajak Masyarakat Maknai Panggilan Shalat dan Kemenangan Hakiki
Singkeponline.com | Lingga – Tenaga Ahli Bupati Lingga Bidang Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), H. Abdullah, kembali menorehkan kontribusi di bidang literasi keagamaan dengan menerbitkan buku keduanya berjudul “Dua Langkah Hidup (Sebuah Panggilan dan Tujuan)”.
Buku tersebut diserahkan secara simbolis kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lingga di sela rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang berlangsung di Kampung Budus, Desa Merawang, Kecamatan Lingga.
Peluncuran buku di bulan suci Ramadan ini menjadi momen yang sarat makna, sejalan dengan nilai-nilai spiritual yang diangkat dalam isi buku.
Dalam sinopsisnya, Dua Langkah Hidup mengajak pembaca merenungi dua seruan utama dalam adzan yang dikumandangkan setiap hari. Seruan pertama, “Hayya ‘alash shalah” (marilah menunaikan shalat), dimaknai sebagai medan perjuangan batin manusia.
Sejak adzan berkumandang, berbagai godaan seperti rasa malas, kesibukan, kantuk, hingga dorongan untuk menunda kerap muncul. Setiap langkah menuju shalat digambarkan sebagai bentuk perlawanan terhadap godaan tersebut.
Sementara seruan kedua, “Hayya ‘alal falah” (marilah meraih kemenangan), diartikan sebagai ajakan menuju kemenangan sejati.
Kemenangan ini tidak semata bersifat duniawi, melainkan mencakup keberhasilan menaklukkan hawa nafsu, meraih keseimbangan hidup di dunia, serta memperoleh keselamatan di akhirat menuju ridha Allah SWT.
Penulis menegaskan bahwa jawaban atas kedua panggilan tersebut bermuara pada satu keyakinan, yakni “La haula wala quwwata illa billah”—tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.
Kalimat ini menjadi inti pesan buku, bahwa manusia hanya dapat menghadapi godaan dan mencapai kemenangan hakiki dengan bersandar sepenuhnya kepada-Nya.
Melalui karya ini, H. Abdullah berharap shalat tidak lagi dipahami sekadar sebagai kewajiban ritual, melainkan menjadi titik awal perubahan hidup.
Dua langkah sederhana—memenuhi panggilan shalat dan mengejar falah—dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun kehidupan yang seimbang antara urusan dunia dan akhirat.
Terbitnya “Dua Langkah Hidup (Sebuah Panggilan dan Tujuan)” diharapkan dapat memperkaya khazanah literasi keagamaan di Kabupaten Lingga sekaligus menjadi sumber motivasi spiritual bagi masyarakat, khususnya dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.