
Aliansi Masyarakat Lingga Dorong Percepatan Investasi Smelter demi Ekonomi Daerah
Singkeponline.com | Lingga – Inisiator Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga, Armanto Arsyad, mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Pemerintah Kabupaten Lingga akan segera membentuk tim terpadu untuk membahas optimalisasi lahan latihan TNI yang berada di Kabupaten Lingga.
Hal tersebut disampaikan Armanto pada Senin, 5 Januari 2026, berdasarkan hasil pertemuan antara perwakilan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lingga, dan pihak Kementerian Pertahanan yang disambut langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan).
Menurut Armanto, pembentukan tim terpadu ini menjadi bukti bahwa negara hadir dan mendengar aspirasi serta keluh kesah masyarakat Lingga, khususnya terkait rencana investasi pembangunan pabrik smelter oleh PT Tianshan Alumina Indonesia (PT TAI).
“Sampai hari ini perlu diketahui oleh seluruh masyarakat Kabupaten Lingga bahwa PT TAI belum pernah menyatakan sikap untuk mundur. Mereka masih optimis untuk membangun perusahaan mereka di Lingga,” tegas Armanto.
Ia menambahkan, tim terpadu yang akan dibentuk oleh Kementerian Pertahanan tersebut dalam waktu dekat akan turun langsung ke Kabupaten Lingga untuk melakukan peninjauan lapangan serta membahas solusi terbaik.
“Hari ini kita berharap seluruh masyarakat mendukung penuh berdirinya PT TAI. Kita juga berharap pihak Kementerian Pertahanan segera turun agar investasi ini bisa segera berjalan,” ujarnya.
Diketahui sebelumnya, pada Rabu, 24 Desember 2025 lalu, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menerima audiensi Bupati Kabupaten Lingga, Muhammad Nizar, di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara khusus terkait pemanfaatan lahan daerah latihan TNI di Kabupaten Lingga yang berada dalam kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) guna mendukung rencana investasi pembangunan pabrik smelter.
Pemerintah Kabupaten Lingga berharap, melalui koordinasi lintas sektor tersebut, dapat dirumuskan solusi yang tepat dan berkeadilan sehingga investasi dapat direalisasikan tanpa mengabaikan kepentingan pertahanan negara.
Dalam kesempatan itu, Wamenhan Donny Ermawan Taufanto menegaskan bahwa Kementerian Pertahanan mendukung penuh pembangunan ekonomi nasional, selama dilaksanakan secara selaras dengan kepentingan pertahanan negara.
Sebagai tindak lanjut, Kemhan menyepakati pembentukan tim terpadu yang terdiri dari unsur Kementerian Pertahanan, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Lingga.
Tim ini akan bertugas melakukan peninjauan lapangan, mengkaji aspek strategis, serta mempercepat pengambilan keputusan terbaik guna mendukung masuknya investasi di Kabupaten Lingga.
Diharapkan, realisasi investasi tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lingga secara berkelanjutan.