Puting Beliung Terjang Pasir Kuning, Rumah Warga Rusak Parah

Puting Beliung Terjang Pasir Kuning, Rumah Warga Rusak Parah | F. Redaksi
Puting Beliung Terjang Pasir Kuning, Rumah Warga Rusak Parah | F. Redaksi

Angin datang tanpa peringatan, hantam rumah warga hingga porak-poranda, tak ada korban jiwa

Singkeponline.com | Lingga – Angin puting beliung menerjang kawasan Pasir Kuning, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, pada Senin (6/4/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Peristiwa yang datang tanpa peringatan ini membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Sejumlah rumah di sekitar lokasi mengalami kerusakan, dengan kondisi terparah dialami oleh rumah milik Hadijah (61) dan suaminya, Hamidi (63). Rumah panggung Melayu yang telah lama mereka tempati rusak berat setelah diterjang angin kencang.

Atap seng, rangka kayu, hingga bagian bangunan lainnya terlepas dari struktur rumah. Bahkan, lembaran seng beterbangan hingga tersangkut di pohon durian sejauh kurang lebih 100 meter.

Halaman yang sebelumnya asri dengan pepohonan buah kini berubah layaknya lokasi terdampak badai. Buah mangga yang semula masih menggantung di pohon, berjatuhan berserakan di tanah.

Tak hanya itu, sejumlah dahan pohon juga patah akibat kuatnya terjangan angin, menggambarkan betapa dahsyatnya puting beliung yang melanda kawasan tersebut.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala Desa Tanjung Harapan, Irwansyah, langsung bergerak cepat melakukan pendataan terhadap warga terdampak.

“Kami sudah mendata rumah korban dan melaporkannya ke BPBD serta Dinas Sosial,” kata Irwansyah, dikutip dari Zonamu.com.

Ia juga menambahkan bahwa warga bersama pihak terkait langsung melakukan gotong royong membersihkan puing-puing.

“Meski ada beberapa rumah lain yang terdampak, kerusakannya tidak separah yang dialami Hadijah,” ujarnya.

Meski menyebabkan kerusakan cukup parah, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Warga kini mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah untuk proses pemulihan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa bencana dapat datang kapan saja. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi hal penting bagi masyarakat, terutama di wilayah rawan cuaca ekstrem.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *