
Singkeponline.com | Lingga — Wacana masuknya investasi perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Lingga kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah elemen masyarakat menilai rencana tersebut perlu dikaji secara komprehensif mengingat kondisi geografis Lingga sebagai wilayah kepulauan dengan ekosistem yang relatif sensitif.
Muhammad Fatur, S.Pd menyampaikan bahwa Kabupaten Lingga memiliki potensi sumber daya alam yang selama ini menjadi tumpuan utama kehidupan masyarakat, khususnya di sektor kelautan, perikanan, serta pertanian berbasis kearifan lokal. Menurutnya, pengembangan perkebunan kelapa sawit berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan sosial apabila tidak direncanakan dengan matang dan diawasi secara ketat.
“Investasi memang menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, tidak semua jenis investasi dapat diterapkan tanpa mempertimbangkan karakter wilayah dan daya dukung lingkungan. Kelapa sawit harus melalui kajian mendalam sebelum diputuskan,” ujar Muhammad Fatur, S.Pd.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pandangan tersebut tidak dimaksudkan sebagai penolakan terhadap investasi secara umum. Muhammad Fatur, S.Pd justru menyatakan dukungannya terhadap Pemerintah Kabupaten Lingga untuk terus membuka ruang bagi investor yang memiliki komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan kepentingan masyarakat lokal.
Ia mendorong pemerintah daerah agar bersikap tegas dan selektif dalam menerima investor, dengan memastikan seluruh proses perizinan, analisis dampak lingkungan, serta aspek sosial dilaksanakan secara transparan dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Pemerintah daerah memiliki peran strategis untuk memastikan bahwa investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Lingga, tanpa mengorbankan lingkungan dan sumber penghidupan warga,” ujar Muhammad Fatur, S.Pd
Lebih lanjut, Muhammad Fatur, S.Pd berharap adanya dialog terbuka antara pemerintah daerah, masyarakat, dan calon investor sebelum kebijakan strategis ditetapkan. Dengan pendekatan tersebut, arah pembangunan Kabupaten Lingga diharapkan dapat berjalan seimbang antara pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan keberlanjutan daerah.